Dishub Sulsel Sarankan Kendaraan Umum untuk Mudik Lebaran
Makassar – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Erwin Terwo, mengimbau masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum saat mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi kemacetan yang sering terjadi pada saat musim mudik. Hal ini disampaikan pada hari Minggu (Ahad) di Makassar, Sulawesi Selatan.
Menurut Erwin, kendaraan pribadi mendominasi arus mudik dengan persentase mencapai 43 persen dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, penggunaan kendaraan umum yang disediakan oleh pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat dianjurkan. Dengan langkah ini, diharapkan penggunaan kendaraan pribadi dapat berkurang hingga 18 persen, sehingga arus lalu lintas menuju daerah tujuan lebih lancar.
Keuntungan Menggunakan Kendaraan Umum
Penggunaan kendaraan umum tidak hanya dapat mengurangi kemacetan, tetapi juga lebih efisien dan ekonomis. Ini dapat mengurangi biaya transportasi serta pengeluaran untuk bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah daerah, bersama dengan instansi terkait, telah menyiapkan beragam moda transportasi umum seperti bus, kapal laut, dan pesawat terbang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran.
Pemantauan dan Kesiapan Armada
Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan juga berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kelayakan armada serta kesiapan pengemudi. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi para penumpang yang akan menggunakan jasa transportasi umum. Masyarakat diimbau untuk segera mendaftarkan diri kepada instansi pemerintah atau perusahaan swasta yang menyediakan program mudik gratis agar bisa memanfaatkan fasilitas ini.
Program Mudik Gratis
Program mudik gratis diharapkan mampu membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan terjangkau. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diambil dari Sensus Ekonomi 2023, tercatat terdapat 488.694 unit kendaraan bermotor mobil penumpang di wilayah Sulawesi Selatan. Dengan banyaknya kendaraan ini, langkah untuk mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke kendaraan umum menjadi semakin penting.
Dampak Bagi Masyarakat
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat akan lebih sadar akan manfaat menggunakan transportasi umum, bukan hanya dalam hal efisiensi biaya tetapi juga untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi pada saat mudik. Selain itu, program mudik gratis diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung namun terbatas oleh biaya transportasi.
Dalam konteks yang lebih luas, upaya ini diharapkan mampu memperbaiki sistem transportasi di Sulawesi Selatan dan memberikan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk mengimplementasikan langkah serupa. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menggunakan kendaraan umum, diharapkan mudik tahun ini akan berlangsung lebih lancar dan aman.
Kesimpulan – Penggunaan kendaraan umum saat mudik bukan hanya solusi untuk mengatasi kemacetan, tetapi juga langkah bijak dalam menghemat biaya dan menjaga keselamatan. Masyarakat di Sulawesi Selatan diharapkan memanfaatkan program ini demi kelancaran perjalanan saat merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Related Post
- April 3, 2026
- by Bonnie Burns
- 0
- 1:48 am
Bulog Siap Bangun 100 Gudang Baru untuk Ketahanan Pangan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perum Bulog, yang dipimpin oleh Direktur Utama Agmad Rizal Ramdhani, mengumumkan inisiatif…
- April 12, 2026
- by Bonnie Burns
- 0
- 3:21 pm