Penerbangan Bali-Dubai Emirates kembali beroperasi, dukung pariwisata

Penerbangan Bali-Dubai Mulai Beroperasi, Tanda Pemulihan Pariwisata

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR — Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengumumkan pengoperasian kembali penerbangan internasional menuju Dubai melalui maskapai Emirates. Kegiatan ini dimulai setelah Bandara Internasional Dubai secara bertahap dibuka kembali, yang menjadi langkah positif bagi sektor pariwisata Indonesia.

Gede Eka Sandi Asmadi, Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum Bandara I Gusti Ngurah Rai, menjelaskan bahwa penerbangan pertama yang berangkat adalah EK369 pada Kamis, 5 Maret 2026, pukul 00.42 WITA. Pesawat yang digunakan adalah Airbus A380, dan ini menjadi momen penting setelah penutupan ruang udara akibat konflik di Timur Tengah.

Pembukaan Rute Penerbangan

Penerbangan EK369 menandai kembalinya Emirates beroperasi dari Denpasar ke Dubai setelah sebelumnya terhenti akibat dampak negatif dari ketegangan regional. Selain itu, kedatangan internasional dari Dubai ke Bali juga akan kembali beroperasi, memberikan harapan baru bagi industri pariwisata Bali.

“Pada Jumat sore, kami juga menyambut kedatangan penerbangan EK368 dari Dubai yang mendarat di Bali pada pukul 16.30 WITA. Ini adalah tanda bahwa akses transportasi internasional mulai pulih,” terang Eka Sandi.

Dampak Positif bagi Pariwisata Indonesia

Kembalinya penerbangan ini diharapkan dapat memberikan angin segar bagi sektor pariwisata di Bali, yang selama ini terdampak berat akibat pandemi dan ketegangan global. Bali, sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia, sangat bergantung pada kedatangan wisatawan asing, terutama dari negara-negara Timur Tengah.

Pembukaan kembali rute ini tidak hanya bermanfaat bagi industri penerbangan, tetapi juga bagi sektor lain seperti perhotelan, restoran, dan atraksi wisata yang selama ini mengalami penurunan pengunjung. Dengan adanya penerbangan internasional, diharapkan ekonomi Bali dapat mulai pulih dan kembali ke jalurnya.

Kesiapan Bandara dan Protokol Kesehatan

Bandara I Gusti Ngurah Rai memastikan bahwa mereka telah mempersiapkan berbagai protokol kesehatan yang ketat untuk menjaga keselamatan semua penumpang. Ini termasuk pemeriksaan kesehatan, penggunaan masker, dan penerapan jaga jarak. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan penumpang merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan.

Kesimpulan

Dengan dimulainya kembali penerbangan Bali-Dubai oleh maskapai Emirates, harapan baru muncul untuk pemulihan pariwisata di Indonesia, khususnya Bali. Kembalinya akses transportasi internasional diharapkan dapat mendongkrak jumlah wisatawan dan memulihkan ekonomi daerah yang bergantung pada sektor pariwisata. Para pelaku industri diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post