IPO Shenzhen Zhaowei di Hong Kong - Berita Bisnis

Shenzhen Zhaowei Machinery Raih Rp3,6 Triliun dari IPO di Hong Kong

Pada 6 Maret, perusahaan penyedia sistem mikro-drive dan aktuasi asal Tiongkok, Shenzhen Zhaowei Machinery & Electronics, mengumumkan bahwa mereka telah menetapkan harga tawaran akhir untuk pencatatan sahamnya di Hong Kong, berhasil mengumpulkan HK$1,91 miliar (sekitar Rp3,6 triliun).

Perusahaan yang terdaftar di Shenzhen ini menjual 26,7 juta saham H dengan harga HK$71,28 per saham, yang lebih rendah dari harga tawaran maksimum HK$73,68 per saham yang diumumkan minggu lalu.

Pencatatan ini menjadi bagian dari awal yang menggembirakan untuk aktivitas IPO di Hong Kong pada 2026. Pada bulan Januari, beberapa perusahaan seperti Eastroc Beverage dan Muyuan Foods juga melakukan pencatatan di kota tersebut.

Rekor Awal Pasar Saham Hong Kong

Pasar saham Hong Kong mencatatkan awal tahun terkuatnya sejak 2021, di mana IPO dan pencatatan kedua berhasil mengumpulkan sekitar $5,5 miliar pada bulan Januari, jumlah tertinggi sejak $7,6 miliar pada Januari 2021, menurut data LSEG yang dirilis pada awal Februari.

Zhaowei memulai penjualan sahamnya di Hong Kong pada 27 Februari, bergabung dengan sejumlah perusahaan yang mencari pencatatan di kota tersebut setelah libur Tahun Baru Imlek.

Penggunaan Dana IPO

Perusahaan ini menyatakan minggu lalu bahwa mereka berencana untuk menggunakan hasil bersih dari penawaran tersebut untuk penelitian dan pengembangan, serta perluasan kapasitas global, di antara tujuan lainnya.

Pencatatan Perusahaan Lain

Di antara perusahaan lain yang juga menyelesaikan pencatatan di bursa saham Hong Kong, penyedia layanan kemasan yang dapat digunakan kembali, Alsco Pooling Service, menetapkan harga tawaran akhir di bagian bawah rentangnya, berhasil mengumpulkan HK$223,7 juta. Sementara itu, perusahaan teknologi pintar MeiG menetapkan harga pencatatannya di kota tersebut pada harga maksimum HK$28,86 per saham.

Secara keseluruhan, ketiga perusahaan tersebut berhasil mengumpulkan HK$3,14 miliar, berdasarkan pengajuan bursa.

Jadwal Debut Saham

Saham Zhaowei dan Alsco dijadwalkan untuk mulai diperdagangkan di bursa saham Hong Kong pada hari Senin, sementara MeiG diharapkan memulai perdagangan pada 10 Maret.

Dengan pencatatan ini, Hong Kong menunjukkan daya tariknya sebagai pusat investasi dan pasar yang dinamis, yang dapat memberikan peluang bagi investor Indonesia yang tertarik dengan perusahaan-perusahaan di Asia.

Kesimpulan

Keberhasilan Zhaowei dalam meraih dana dari IPO ini memberikan sinyal positif bagi pasar saham Hong Kong dan bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain, termasuk dari Indonesia, untuk mempertimbangkan pencatatan di bursa saham internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post