ASN Cimahi WFH setiap Jumat untuk hemat energi dan anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Pemkot Cimahi Hemat Puluhan Juta

CIMAHI – Kebijakan baru diterapkan oleh Pemerintah Kota Cimahi, di mana Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan untuk bekerja dari rumah (WFH) setiap hari Jumat. Langkah ini dimulai pada tanggal 10 April 2026 dan bertujuan untuk menghemat energi, baik dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM) maupun listrik.

Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum pada Setda Kota Cimahi, Mochammad Ronny, menjelaskan bahwa penerapan WFH setiap Jumat diharapkan dapat mengurangi penggunaan energi. “Tentunya dengan adanya WFH setiap hari Jumat ini, penggunaan energi akan terlihat penurunan. Untuk pemakaian listrik, sudah terlihat ada penurunan, sedangkan untuk BBM belum bisa dilihat karena program ini baru dimulai,” ungkap Ronny saat dihubungi pada Sabtu (11/4/2026).

Pada bulan Januari 2026, tagihan listrik di lingkungan Pemkot Cimahi mencapai lebih dari Rp100 juta. Namun, seiring dengan penerapan kebijakan WFH, tagihan listrik menurun menjadi Rp84 juta pada bulan Maret, dan Rp74 juta pada bulan April. Penurunan ini mencerminkan upaya Pemkot Cimahi dalam melakukan efisiensi anggaran dengan mengurangi penggunaan listrik.

Ronny menambahkan, setelah jam kerja selesai, semua perangkat yang menggunakan listrik seperti lampu, komputer, dan pendingin ruangan (AC) akan dimatikan untuk menghemat anggaran. “Sejak tahun 2025, kami sudah mulai menghemat listrik. Dengan kebijakan WFH ini, kami yakin akan ada penurunan lebih lanjut, karena penggunaan komputer juga berkurang,” jelasnya.

Selanjutnya, perangkat-perangkat lain seperti kecamatan, kelurahan, dan Mal Pelayanan Publik (MPP) juga diminta untuk melaporkan penggunaan energi mereka. Pemkot Cimahi berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan energi agar tidak ada pemakaian yang tidak relevan dengan pekerjaan.

“Kami akan memonitor penggunaan energi. Jika ada lampu yang masih menyala padahal tidak ada kegiatan, kami akan menegur pimpinan terkait. Kecuali bagi mereka yang lembur,” tambah Ronny.

Kebijakan ini tidak hanya berfokus pada penghematan biaya, tetapi juga berdampak positif pada lingkungan. Mengingat pentingnya pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim, langkah Pemkot Cimahi ini patut diapresiasi. Dengan meminimalkan penggunaan energi yang tidak perlu, diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk menerapkan kebijakan serupa.

Secara keseluruhan, penerapan WFH bagi ASN di Cimahi setiap hari Jumat menjadi langkah strategis dalam menghemat energi dan anggaran. Hal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan hidup, di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post